Tiket sudah di tangan dan hari terus bergulir mendekat ke hari H, selalu deh sedih klo mau ditinggal suami back to his site alias balik ke pontianak ke tempat dimana dia mencari nafkah saat ini. tapi setiap ada pertemuan ada perpisahan bukan? perpisahan untuk kembali bertemu, untuk kembali merasakan rindu. perpisahan yang mengajarkan kesabaran, kesetiaan, yang mengajarkan betapa berharganya sebuah kebersamaan walaupun tak lama. yaa itu lah keadaan yang harus kami rasakan sampai saat ini, gue di jakarta dan suami di pontianak.
bukan, bukan karena kita yang pada ngga mau ngalah untuk tetap berada di satu tempat yang sama, tapi ini tuntutan, keadaan yang memaksa kita harus begini dan kita harus legowo nerima ini, karena jaauuhh sebelum kita menikah pun kita sudah tau konsekuensi nya dan terbiasa untuk hidup berjauhan. tapi ternyata rasanya jauhan setelah menikah itu beraaatttt cyiinnn... :(
Biarlah sementara ini kita tinggal berjauhan. Semoga suatu saat nanti Allah SWT menakdirkan kita untuk berkumpul bersama setiap hari, bersama-sama membesarkan anak-anak, melihat mereka tumbuh hingga dewasa hingga kita tua nanti. ya aku ingin tua bersamamu suamiku..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar